{"id":231372,"date":"2026-07-21T02:00:00","date_gmt":"2026-07-21T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/?p=231372"},"modified":"2026-07-08T11:24:18","modified_gmt":"2026-07-08T09:24:18","slug":"jose-chang-seminarista-chino-en-espana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/jose-chang-seminarista-chino-en-espana\/","title":{"rendered":"Jos\u00e9 Chang, seorang seminaris asal Tiongkok, saat melihat Paus di Madrid: \u00abSaya merasakan kegembiraan yang mendalam, ketenangan, dan kedamaian di dalam hati saya\u00bb"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Jos\u00e9 Chang adalah seorang calon imam asal Tiongkok yang tinggal di Seminari Internasional Bidasoa (Pamplona). Pada bulan Juli ini, ia berada di Madrid untuk menjalankan kegiatan pastoral musim panas di Paroki San Manuel Gonz\u00e1lez di San Sebasti\u00e1n de los Reyes. \u00abSaya melihat kehidupan iman yang sangat hidup,\u00bb katanya. Ia merasa \u00absangat beruntung\u00bb dapat melihat Paus Leo di Madrid: \u00abSaya merasakan kegembiraan, ketenangan, dan kedamaian yang mendalam di dalam hati saya,\u00bb ujarnya. Meskipun perkembangan Gereja di Tiongkok menghadapi banyak kesulitan, ketika ia menengok ke belakang, ia melihat kehadiran Tuhan di setiap saat. Jos\u00e9 berbagi kesaksiannya kepada kami.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"jose-una-historia-de-fortaleza\" class=\"wp-block-heading\">Jos\u00e9, sebuah kisah tentang ketabahan&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di usianya yang ke-25, Jos\u00e9 Chang membawa kisah yang mencerminkan keteguhan hati yang tak terucap dari ribuan umat Katolik Tiongkok. Ia lahir pada 10 Maret 2001 di sebuah desa kecil di provinsi Shanxi, di bagian utara Tiongkok, <strong>Ia berasal dari sebuah keluarga yang sangat Katolik yang menanamkan benih-benih iman pertama dalam dirinya<\/strong>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini ia sedang menempuh studi Teologi di Fakultas-fakultas Keagamaan Universitas Navarra dan tinggal di <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/seminario-internacional-bidasoa-fundacion-carf\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/seminario-internacional-bidasoa-fundacion-carf\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Seminar Internasional Bidasoa<\/a>, di mana ia terus mempersiapkan diri untuk menjadi imam di Keuskupan Agung Taiyuan.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"la-cercania-de-un-sacerdote-que-dejo-una-profunda-huella\" class=\"wp-block-heading\">Kedekatan seorang imam yang meninggalkan jejak yang mendalam&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00abSaya dibesarkan dalam keluarga Katolik yang sangat taat,\u00bb kenangnya. Ia adalah anak tertua dari empat bersaudara dan sejak kecil ia menemukan suasana di rumah serta di paroki yang memupuk panggilannya. <strong>Ia berbicara dengan penuh kasih sayang tentang pastor yang telah mendampinginya selama bertahun-tahun:<\/strong> \u00abBeliau merawatku dan mengajarkanku iman dengan penuh kasih sayang.\u00bb Kedekatan rohani itu meninggalkan jejak yang mendalam dalam hidupnya dan membantunya menemukan jalan yang dipanggilkan Tuhan kepadanya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-seminarista-chino-en-Espana.webp\" alt=\"Jos\u00e9 Chang, seminarista chino en Espa\u00f1a\" class=\"wp-image-231401\" style=\"aspect-ratio:1.4992888417882142;width:736px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-seminarista-chino-en-Espana.webp 1000w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-seminarista-chino-en-Espana-300x200.webp 300w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-seminarista-chino-en-Espana-150x100.webp 150w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-seminarista-chino-en-Espana-768x512.webp 768w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-seminarista-chino-en-Espana-18x12.webp 18w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 id=\"una-propuesta-inesperada-de-su-obispo\" class=\"wp-block-heading\">Sebuah usulan yang tak terduga dari uskupnya&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendidikannya dimulai di Seminari Menengah Xi\u2019an pada tahun 2019 dan dilanjutkan di Seminari Tinggi Beijing. Setelah menyelesaikan studi Filsafat dan memulai studi Teologi, ia menerima u<strong>Sebuah usulan yang tak terduga dari uskupnya: <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/sacerdocio\/formacion-de-sacerdotes\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/sacerdocio\/formacion-de-sacerdotes\/\" rel=\"noreferrer noopener\">melanjutkan pendidikannya di Universitas Navarra<\/a>.\u00a0<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kabar itu membuatnya penuh harapan, namun juga rasa tidak pasti. \u00abSaya sama sekali tidak tahu bahasa Spanyol. Saya merasa takut dan sangat cemas karena bahasa, lingkungan, dan budaya yang sama sekali baru,\u00bb akunya. Namun, setelah beberapa hari merenung, ia memutuskan untuk menerima apa yang menurutnya <strong>panggilan dari Tuhan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Panggilan: Saya ingin menjadi seorang imam - CEI Bidasoa - Pamplona\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/QVVa9O-rvkE?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h3 id=\"descubrir-la-universalidad-de-la-iglesia-catolica\" class=\"wp-block-heading\">Menemukan universalitas Gereja Katolik&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejak kedatangannya di Spanyol, pengalaman tersebut telah mengubah pandangannya terhadap Gereja secara mendalam. Di Navarra, ia hidup berdampingan dengan para seminaris yang berasal dari berbagai negara. Meskipun masing-masing berbicara dalam bahasa yang berbeda dan berasal dari budaya yang berbeda, mereka semua memiliki iman yang sama. \u00abKami berdoa bersama dan belajar bersama,\u00bb jelasnya. Kehidupan bersama ini telah memungkinkannya untuk menemukan secara nyata <strong>universalitas Gereja Katolik dan merasakan persaudaraan yang melampaui batas-batas negara, ras, dan budaya.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Perjalanan Gereja tidak pernah mudah&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejarah Gereja di Tiongkok menempati tempat yang istimewa di hatinya. Dengan tenang, ia menyadari kesulitan-kesulitan yang dihadapi umat Katolik di negaranya, namun menolak pandangan pesimistis apa pun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00abJika kita melihat sejarah Gereja, perjalanan Gereja memang tidak pernah mudah. <strong>Setiap zaman memiliki kesulitan tersendiri.<\/strong> Mulai dari tiga ratus tahun penganiayaan pada masa awal Gereja hingga perubahan-perubahan sosial di setiap generasi, <strong>\u00bbGereja Katolik telah tumbuh dan mengakar di tengah berbagai cobaan\"<\/strong>. Renungannya sangat mengharukan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa, meskipun perkembangan Gereja di Tiongkok menghadapi banyak kesulitan, \u00abjika saya menengok ke belakang, saya melihat kehadiran Tuhan di setiap saat,\u00bb dengan keyakinan penuh bahwa segala situasi merupakan bagian dari rencana Tuhan yang luar biasa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan ia mengutip sebuah kalimat dari Santo Yohanes Paulus II: \u00abPada milenium pertama masa Kristen, Salib telah berakar di Eropa; pada milenium kedua, Injil menyebar ke Amerika dan Afrika; <strong>\u00bbDi milenium ketiga, banyak buah iman akan dipetik di benua Asia yang luas dan penuh kehidupan.\".&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga masih mengingat kata-kata seorang uskup yang sangat membekas dalam hatinya: \u00abJustru karena penganiayaan-penganiayaan kecil inilah, umat beriman memiliki iman yang lebih bersemangat.\u00bb.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"el-fuerte-ambiente-de-fe-en-espana\" class=\"wp-block-heading\">\u00abSuasana keimanan yang kuat\u00bb di Spanyol&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama berada di Spanyol kali ini, hal yang paling membuatnya terkesan adalah \u00ab<strong>\u00bbsuasana keimanan yang kental yang terasa di setiap sudut\",<\/strong> pemandangan yang sebelumnya hanya pernah ia lihat dalam video dan foto. Gereja-gereja megah, biara-biara berusia berabad-abad, kapel-kapel universitas, serta kehadiran agama Kristen yang begitu nyata yang membuatnya takjub.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00abSaya terkejut bahwa bahkan di universitas, setiap gedung memiliki kapel. Hal pertama yang dilakukan para mahasiswa begitu tiba di universitas adalah memberi hormat kepada Sakramen Mahakudus. Kehidupan iman yang sederhana dan sehari-hari ini <strong>terus-menerus menumbuhkan dan memperkuat iman saya.<\/strong> \u00bbSaya menceritakan semua yang saya lihat kepada keluarga dan teman-teman saya di Tiongkok. Mereka selalu mengatakan bahwa saya sangat beruntung bisa menjalani pengalaman yang begitu berharga bagi iman saya ini,\u201d serunya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-haciendo-el-camino-De-Santiago.webp\" alt=\"Jos\u00e9 Chang en el Camino de Santiago\" class=\"wp-image-231385\" srcset=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-haciendo-el-camino-De-Santiago.webp 1000w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-haciendo-el-camino-De-Santiago-300x200.webp 300w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-haciendo-el-camino-De-Santiago-150x100.webp 150w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-haciendo-el-camino-De-Santiago-768x512.webp 768w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-haciendo-el-camino-De-Santiago-18x12.webp 18w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Pengalaman yang tak tergantikan saat melihat Paus di Madrid&nbsp;<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu momen paling istimewa lainnya tahun ini adalah <strong><a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/papa-leon-xiv-seminario-escuela-de-los-afectos\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"230177\" rel=\"noreferrer noopener\">pertemuannya dengan Paus Leo <\/a>selama kunjungannya ke Madrid<\/strong>. Berkat kegiatan pastoral yang dilakukannya musim panas ini di paroki San Manuel Gonz\u00e1lez, ia dapat ikut serta dalam acara vigil pada hari Sabtu di Plaza de Lima dan dalam Misa agung di Cibeles.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menceritakan momen ketika ia melihat Bapa Suci: \u00abSebelum acara doa malam dimulai, Paus melintas dengan mobilnya untuk menyapa para pemuda. Saat aku melihat Paus, <strong>Aku merasakan kegembiraan, ketenangan, dan kedamaian yang mendalam di dalam hatiku<\/strong>. Pengalaman ini, di mana saya berada di dekat Paus, memiliki makna yang unik dan tak tergantikan bagi perjalanan spiritual saya\u00bb.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"pastoral-de-verano\" class=\"wp-block-heading\">Perawatan pastoral musim panas&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di musim panas ini, ia menjalankan tugas pastoralnya di Paroki San Manuel Gonz\u00e1lez, di San Sebasti\u00e1n de los Reyes. Jauh dari kesan iman yang memudar, Jos\u00e9 menegaskan <strong>telah menemukan Gereja yang hidup dan kehidupan beriman di Spanyol.&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di paroki tempat ia melayani setiap hari, ia menyaksikan bagaimana banyak umat berpartisipasi dalam Perayaan Ekaristi, menerima Sakramen Pengakuan Dosa, dan terlibat secara aktif dalam kehidupan paroki.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ia sangat terkesan dengan kehadiran para pemuda. <\/strong>\u00abDalam Misa setiap malam, jumlahnya sangat banyak!\u00bb katanya. Selain itu, ia juga terkesan bahwa setiap bulan, kelompok pemuda tersebut menyelenggarakan satu jam adorasi terhadap Sakramen Mahakudus untuk memperdalam devosi ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-pastoral-de-verano.webp\" alt=\"Jose Chang, pastoral de verano\" class=\"wp-image-231404\" srcset=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-pastoral-de-verano.webp 1000w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-pastoral-de-verano-300x200.webp 300w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-pastoral-de-verano-150x100.webp 150w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-pastoral-de-verano-768x512.webp 768w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jose-Chang-pastoral-de-verano-18x12.webp 18w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h4 id=\"para-servir-mejor-en-la-iglesia-de-china\" class=\"wp-block-heading\">Agar dapat melayani dengan lebih baik di Gereja Tiongkok&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat berbicara tentang masa depan, kata-katanya penuh dengan rasa syukur. Ia bersyukur kepada Tuhan atas kesempatan untuk belajar di Spanyol dan kepada semua orang yang membantunya dalam perjalanan ini. Kedermawanan itu, katanya, <strong>Hal itu mendorongnya untuk lebih giat lagi agar dapat melayani Gereja dengan lebih baik saat ia kembali ke Tiongkok.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kisahnya adalah kisah sebuah panggilan yang lahir dalam sebuah keluarga sederhana, diperkuat di tengah berbagai kesulitan, dan terbuka terhadap harapan. Sebuah kesaksian yang mengingatkan kita bahwa, bahkan di tempat-tempat di mana Gereja menghadapi tantangan terbesar, tetap muncul para imam yang bersedia mengorbankan hidupnya demi Injil. Karena, seperti yang diulang oleh Jos\u00e9 Chang dengan ketenangan dan keyakinan, <strong>Tuhan terus membimbing sejarah Gereja-Nya, termasuk di Tiongkok.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ucapan Terima Kasih:<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kami mengucapkan terima kasih kepada <em>Debat<\/em> <a href=\"https:\/\/www.eldebate.com\/religion\/20260707\/seminarista-chino-practicas-verano-madrid-tuve-gran-suerte-ver-papa_437099.html#image1\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.eldebate.com\/religion\/20260707\/seminarista-chino-practicas-verano-madrid-tuve-gran-suerte-ver-papa_437099.html#image1\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">telah mengutip kesaksian Jos\u00e9 Chang ini<\/a> dalam artikelnya: <strong>Seorang seminaris asal Tiongkok dan \u00abmagang musim panas\u00bbnya di Madrid: \u00abSaya sangat beruntung bisa melihat Paus\u00bb<\/strong>: Para calon imam juga menjalani \u00abmagang musim panas\u00bb. Salah satunya adalah Jos\u00e9 Chang, pemuda berusia 25 tahun yang sedang menempuh pendidikan di Pamplona dan selama liburan membantu di paroki San Manuel Gonz\u00e1lez di San Sebasti\u00e1n de los Reyes serta turut menyebarkan kisahnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kami senang bahwa panggilan hidup dan pengalaman imannya dapat menjangkau lebih banyak orang melalui berbagai media.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Marta Sant\u00edn<\/strong>jurnalis dengan spesialisasi di bidang agama.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><h2>Daftar isi<\/h2><nav><ul><li><a href=\"#jose-una-historia-de-fortaleza\">Jos\u00e9, sebuah kisah tentang ketabahan\u00a0<\/a><ul><li><a href=\"#la-cercania-de-un-sacerdote-que-dejo-una-profunda-huella\">Kedekatan seorang imam yang meninggalkan jejak yang mendalam\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#una-propuesta-inesperada-de-su-obispo\">Sebuah usulan yang tak terduga dari uskupnya\u00a0<\/a><ul><li><a href=\"#descubrir-la-universalidad-de-la-iglesia-catolica\">Menemukan universalitas Gereja Katolik\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#el-fuerte-ambiente-de-fe-en-espana\">\u00abSuasana keimanan yang kuat\u00bb di Spanyol\u00a0<\/a><ul><li><a href=\"#pastoral-de-verano\">Perawatan pastoral musim panas\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"SAKSI: Kisah-kisah para imam\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/AI3Ibzei3_A?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kisah Jos\u00e9 Chang, seorang seminaris asal Tiongkok yang menempuh pendidikan di Spanyol: ia berbagi tentang panggilannya, kondisi Gereja di Tiongkok, serta pertemuannya dengan Paus Leo di Madrid.<\/p>","protected":false},"author":2399,"featured_media":231386,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[109],"tags":[439,262,276,121],"class_list":["post-231372","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-historias","tag-jose-chang","tag-papa-leon-xiv","tag-pastoral-de-verano","tag-seminarista"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/231372","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2399"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=231372"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/231372\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":231421,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/231372\/revisions\/231421"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/231386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=231372"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=231372"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=231372"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}