{"id":228303,"date":"2026-02-17T02:00:00","date_gmt":"2026-02-17T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/?p=228303"},"modified":"2026-02-18T13:32:10","modified_gmt":"2026-02-18T12:32:10","slug":"antidius-kaijage-seminarista-tanzania-formacion","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/antidius-kaijage-seminarista-tanzania-formacion\/","title":{"rendered":"Antidius James, seminaris Tanzania: \u00abOrang-orang di Spanyol yang percaya, benar-benar percaya\u00bb.\u00bb"},"content":{"rendered":"<p>Antidius James Kaijage berusia 29 tahun dan merupakan seorang seminaris keuskupan. Berkat bantuan para mitra, dermawan dan teman-teman Yayasan CARF, ia berada di Spanyol untuk belajar di Universitas Navarra dan tinggal di Seminari Tinggi Bidasoa.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia lahir di keuskupan Bukoba di Tanzania, di jantung Afrika. Dia adalah anak kelima dari delapan bersaudara dan dibesarkan di sebuah <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/familia-cristiana-amoris-laetitia\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/familia-cristiana-amoris-laetitia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">keluarga yang sangat katolik<\/a>, di mana iman selalu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abKami menerima pendidikan Katolik sejak awal,\u00bb katanya. Orang tua dan saudara-saudaranya menghayati iman mereka secara alami dan konsisten: Misa hari Minggu dan, selama liburan, misa <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/parroquia-para-kenia\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"295\" rel=\"noreferrer noopener\">paroki<\/a> hampir menjadi rumah kedua.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"SEMINARIS DARI TANZANIA DILATIH DI PAMPLONA \u271d\ufe0f\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/gs_y6d47uB8?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"donde-estudia-antidius-james\">Di mana Antidius James belajar dan berlatih?<\/h3>\n\n\n\n<p>Saat ini Antidius berada di tahun keempat <strong>Teologi<\/strong> dalam <a href=\"https:\/\/www.unav.edu\/web\/facultad-eclesiastica-de-filosofia\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.unav.edu\/web\/facultad-eclesiastica-de-filosofia\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Fakultas Gerejawi Universitas Navarra<\/a> dan telah tinggal di <a href=\"https:\/\/seminariobidasoa.org\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/seminario-internacional-bidasoa-fundacion-carf\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Seminar internasional Bidasoa<\/a>. Dia jauh dari tanah kelahirannya, tetapi tidak dari panggilannya. \u00abInsya Allah, Dia akan memilih saya sebagai imam Gereja-Nya,\u00bb katanya dengan rendah hati.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"el-ejemplo-de-su-parroco-encendio-su-corazon\">Teladan dari pastor parokinya membuat hatinya terbakar.<\/h2>\n\n\n\n<p>Anda <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/sacerdocio\/vocacion-sacerdotal\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/sacerdocio\/vocacion-sacerdotal\/\" rel=\"noreferrer noopener\">panggilan<\/a> tidak lahir dari sebuah peristiwa yang luar biasa, tetapi dari kontak yang sederhana dan terus-menerus dengan yang kudus, dan dari teladan pastor parokinya. Jika saya harus menunjukkan momen tertentu, itu adalah pembaktian selama <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/partes-de-la-misa-catolica-explicada\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"167732\" rel=\"noreferrer noopener\">Massa<\/a> paroki mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abSaya sangat menyukai cara <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/servir-a-la-iglesia\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/servir-a-la-iglesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">pastor paroki<\/a> Saya merayakan Misa dengan penuh rasa hormat. Terutama pada saat konsekrasi, kata pengantar... saya sangat memperhatikan dan rasanya menyenangkan,\u00bb katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Saya hanyalah seorang anak kecil, tetapi kesungguhan itu, keheningan itu, keheningan yang penuh dengan <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/misterios-gloriosos-del-santo-rosario\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"167751\" rel=\"noreferrer noopener\">misteri<\/a>, Mereka menyalakan api. Antusiasme kemudian tumbuh dalam paduan suara paroki, kegiatan kaum muda dan kehidupan komunitas.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abKetika kami berkumpul bersama di rumah untuk berdoa, hal itu juga sangat mempengaruhi saya karena <strong>kehidupan imam adalah kehidupan komunitas<\/strong>Bersama masyarakat, melayani, menghibur, menemani\u00bb.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"la-figura-de-unos-padres-para-discernir-y-apoyar-su-vocacion\">Sosok orang tua untuk melihat dan mendukung panggilan mereka<\/h2>\n\n\n\n<p>Masuknya Anda ke dalam <a href=\"https:\/\/es.wikipedia.org\/wiki\/Seminario\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">seminar<\/a> Itu tidak mudah. Orang tuanya ragu-ragu pada awalnya. Mereka mengatakan kepadanya: \u00abAnak-anak memiliki banyak keinginan, tetapi ketika masa muda tiba, semuanya berubah\u00bb. Mereka takut itu hanya ilusi yang lewat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Methodius-Kilaini-768x1024.webp\" alt=\"seminarista tanzania iglesia formaci\u00f3n antidius\" class=\"wp-image-228306\" style=\"aspect-ratio:0.750007629627369;width:700px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Methodius-Kilaini-768x1024.webp 768w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Methodius-Kilaini-225x300.webp 225w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Methodius-Kilaini-113x150.webp 113w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Methodius-Kilaini-9x12.webp 9w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Methodius-Kilaini.webp 1000w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Antidius dengan Uskup Methodius Kilaini, yang mengirimnya ke seminari Bidasoa untuk mengikuti pelatihan.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Namun, keinginan Antidius tidak padam. Sebaliknya, ia tumbuh di tengah-tengah masa remaja, dengan berbagai pertanyaan, kekhawatiran, saat-saat ketegangan keluarga, dan keinginannya untuk bersama teman-temannya. \u00abOrang tua saya mengajari saya, mereka selalu mengoreksi saya,\u00bb kenangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Akhirnya, ia mendapatkan izin dan restu dari mereka. <strong>Ia masuk seminari dengan dukungan dari <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/san-bartolome-apostol-martir-testigo-24-agosto\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"217557\" rel=\"noreferrer noopener\">iman<\/a> keluarganya.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"la-iglesia-en-tanzania\">Seperti apa Gereja di Tanzania<\/h2>\n\n\n\n<p>Keuskupan Bukoba memiliki <strong>150 imam dan 766.970 umat Katolik yang dibaptis, hampir 61 % dari populasi<\/strong> sebanyak 1.255.679 orang. Agama Katolik merupakan agama mayoritas di sana, namun bukan tanpa tantangan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abAda beberapa orang Katolik yang mengubah <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/blog-de-religion\/\" target=\"_blank\" data-type=\"page\" data-id=\"170170\" rel=\"noreferrer noopener\">agama<\/a> Mereka bukan hanya anak kandung dari orang tua mereka dan masuk ke dalam agama-agama kecil lainnya karena alasan ekonomi, psikologis, ideologi, keluarga atau pribadi\u00bb.<\/p>\n\n\n\n<p>Gereja menderita ketika mereka yang telah menerima <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/fiesta-del-bautismo-del-senor\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"227506\" rel=\"noreferrer noopener\">Pembaptisan<\/a> dan sakramen-sakramen pergi. <strong>Itulah sebabnya ia menekankan pembinaan, khotbah, pendidikan iman yang terus menerus.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ada juga kebutuhan material yang nyata. \u00abKeuskupan saya membutuhkan bantuan keuangan untuk meningkatkan kegiatan rohani, keluarga dan pastoral, <a href=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/sacerdocio\/formacion-de-sacerdotes\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">akademik<\/a> dan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, sehingga mereka tidak tergoda untuk menyangkal iman mereka,\u00bb kata Antidius.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>\u00abKami membutuhkan imam yang terlatih dengan visi universal.<\/strong>. Seminaris yang dapat belajar di luar negeri, belajar lebih banyak dan lebih baik tentang seperti apa Gereja universal itu, memiliki pikiran global dalam pelayanan mereka sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"libertad-religiosa-y-amenaza-latente\">Fakta-fakta tentang kebebasan beragama: ancaman laten<\/h3>\n\n\n\n<p>Tanzania secara konstitusional adalah negara dengan kebebasan beragama.<strong>.<\/strong> Agama terpisah dari pemerintahan, meskipun ada beberapa titik yang berhubungan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Umat Kristen mewakili antara 55 % dan 63 % dari populasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Umat Katolik antara 25,6 % dan 27 %.<\/li>\n\n\n\n<li>Protestan antara 27,7 % dan 29 %.<\/li>\n\n\n\n<li>Muslim antara 31,5 % dan 35 %.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Namun demikian, <strong>ancaman jihadisme membuat mereka khawatir<\/strong>. \u00abTanzania menghadapi ancaman laten, meskipun tidak dalam skala yang sama dengan negara tetangga kami di Somalia, Kenya, atau Mozambik. Terutama di pulau Pemba dan Zanzibar, di mana populasi Muslim adalah mayoritas.<\/p>\n\n\n\n<p>Menghadapi masalah yang muncul di antara berbagai pengakuan, seminaris ini menjelaskan bahwa pendidikan, dialog, kerja sama politik, kontrol atas pembiayaan... adalah penting.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Antidius-768x1024.webp\" alt=\"Antidius, seminarista de Tanzania en el seminario internacional Bidasoa\" class=\"wp-image-228304\" style=\"aspect-ratio:0.750007629627369;width:695px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Antidius-768x1024.webp 768w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Antidius-225x300.webp 225w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Antidius-113x150.webp 113w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Antidius-9x12.webp 9w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Antidius.webp 1000w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Antidius, di samping lukisan Santo Yosef di sebuah ruangan di Bidasoa.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>\u00abHal pertama yang harus dilakukan adalah mengutamakan cinta dan kasih, dan kemudian semuanya akan terselesaikan sedikit demi sedikit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"humildad-y-paciencia-para-evangelizar\">Kerendahan hati dan kesabaran yang dibutuhkan untuk menginjili<\/h3>\n\n\n\n<p>Antidius juga merefleksikan penginjilan dalam masyarakat yang sekuler, sesuatu yang ia amati di Spanyol. Baginya, titik awalnya jelas: \u00abkerendahan hati misionaris, kesabaran (seperti yang dimiliki orang Afrika), keterampilan mendengarkan secara aktif, dan empati\u00bb.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan bahwa kesaksian pribadi memiliki daya tarik yang besar, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun melalui jejaring sosial. Dan ia menunjukkan bahwa adalah penting untuk \u00abberbicara kebenaran tentang iman dan pengajaran Kristus tanpa rasa takut, karena itulah cara para rasul dan Bapa Gereja menghidupinya\u00bb.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"espana-le-ha-sorprendido\">Menganalisis keyakinan di Spanyol<\/h2>\n\n\n\n<p><strong>Dia datang ke negara dengan tradisi Kristen yang panjang.<\/strong> dan menemukan sebuah negara di mana banyak orang yang \u00abmenjadi Katolik dalam acara-acara tertentu, tetapi tidak menjadi Katolik yang sungguh-sungguh\u00bb. Ia melihat hal ini dalam pengalaman pastoralnya: \u00abIman hadir dalam pernikahan, pembaptisan, komuni, Pekan Suci, prosesi... tetapi tidak hadir dalam Misa Kudus, yang merupakan pusat misteri keselamatan kita,\u00bb keluhnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, dia mengagumi fakta bahwa banyak orang Spanyol memiliki pengabdian dan rasa hormat yang tinggi kepada Perawan Maria.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun terlepas dari beberapa bayang-bayang, ia mengakui bahwa ia belajar banyak di negara kita, ia sangat terkejut dengan koeksistensi di seminari, pendidikan, kepedulian terhadap adat istiadat dan aturan, dan ia menyoroti sesuatu yang penuh harapan: <strong>\u00aborang yang percaya, benar-benar percaya\u00bb.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"lo-que-africa-puede-ensenar-a-los-espanoles\">Apa yang bisa diajarkan Afrika kepada orang Spanyol<\/h2>\n\n\n\n<p>Antidius mengatakan bahwa orang Spanyol dan Afrika dapat belajar dari satu sama lain untuk penginjilan, tetapi ia juga menunjukkan beberapa ciri khas umat Katolik Afrika:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kesabaran dalam semua bidang kehidupan.<\/li>\n\n\n\n<li>Merayakan Misa dengan sepenuh hati, dengan partisipasi dari awal hingga akhir, dalam nyanyian dan doa.<\/li>\n\n\n\n<li>Menghayati iman dalam kehidupan sehari-hari.<\/li>\n\n\n\n<li>Dengarkan sebelum Anda berbicara.<\/li>\n\n\n\n<li>Kebanggaan akan identitas Kristen: \u201cSaya seorang Kristen\u201d, tanpa rasa malu.<\/li>\n\n\n\n<li>Ketahanan dalam menghadapi penganiayaan: kekuatan untuk mempertahankan iman dalam kondisi berbahaya, penculikan dan serangan langsung.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Msgr-Jovitus-Mwijage-768x1024.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-228305\" style=\"aspect-ratio:0.750007629627369;width:698px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Msgr-Jovitus-Mwijage-768x1024.webp 768w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Msgr-Jovitus-Mwijage-225x300.webp 225w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Msgr-Jovitus-Mwijage-113x150.webp 113w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Msgr-Jovitus-Mwijage-9x12.webp 9w, https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Obispo-Msgr-Jovitus-Mwijage.webp 1000w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Antidius dengan uskupnya saat ini, Mgr Jovitus Mwijage.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"el-sacerdote-del-siglo-xxi\">Imam abad ke-21<\/h2>\n\n\n\n<p>Seminaris asal Tanzania ini berbicara tentang imamat dengan kesadaran akan tantangan masa kini. \u00abImam masa kini harus mengintegrasikan dimensi manusiawi, spiritual, intelektual dan pastoral untuk merespons masyarakat yang sekuler, berteknologi dan terus berubah.<\/p>\n\n\n\n<p>Baginya, ia harus mengembangkan keterampilan dan keramahan untuk membangun kepercayaan dan mengatasi individualisme. Selain itu, ia harus memperoleh pendidikan budaya dan teologi yang kuat untuk menjawab semua pertanyaan abad ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abNamun di atas segalanya, ia haruslah seorang yang memiliki doa yang mendalam dan konstan dengan Tuhan, yang merupakan sumber kerasulan dan identitasnya,\u00bb katanya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"la-identidad-sacerdotal\">Bagaimana identitas imam dipahami<\/h3>\n\n\n\n<p>Dan jelaskan tentang <strong>identitas imamat, kesetiaan kepada magisterium<\/strong>, spiritualitas yang berpusat pada altar dan kurban Ekaristi. Yohanes Bosco: \u00abImam Yesus Kristus, rayakanlah Misa Kudus ini seolah-olah ini adalah Misa pertama dan terakhir, satu-satunya Misa\u00bb. <\/p>\n\n\n\n<p>Diakhiri dengan gambar yang sederhana dan kuat: <strong>\u00abImam abad ke-21 dipanggil untuk menjadi seorang gembala yang baik, seorang ayah, seorang saudara, untuk menghadirkan dan mengenali kehadiran Allah dan hidup dalam kerajaan Allah.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p><strong>Marta Sant\u00edn<\/strong>jurnalis dengan spesialisasi di bidang agama. <\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><p><strong>Daftar isi<\/strong><\/p><nav><ul><li class=\"\"><a href=\"#donde-estudia-antidius-james\">Di mana Antidius James belajar dan berlatih?<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#libertad-religiosa-y-amenaza-latente\">Fakta-fakta tentang kebebasan beragama: ancaman laten<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#humildad-y-paciencia-para-evangelizar\">Kerendahan hati dan kesabaran yang dibutuhkan untuk menginjili<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#la-identidad-sacerdotal\">Bagaimana identitas imam dipahami<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Antidius James Kaijage adalah seorang pemuda dari Tanzania yang sedang belajar teologi di Pamplona. Yayasan CARF memiliki misi untuk membantu para seminaris dan imam keuskupan dari seluruh dunia dalam formasi integral mereka. <\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":228307,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[109],"tags":[190,121,249,182],"class_list":["post-228303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-historias","tag-pamplona","tag-seminarista","tag-tanzania","tag-testimonio"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/228303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=228303"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/228303\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":228387,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/228303\/revisions\/228387"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/228307"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=228303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=228303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=228303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}